4 Cara Alami Atasi Keram Perut Saat Menstruasi

Setiap perempuan pasti mengalami kedatangan tamu wajib setiap bulannya. Proses yang merupakan kodrat alami dari perempuan ini terkadang menjadi hal paling menyebalkan. Selain mengalami gejala PMS, biasanya saat menstruasi banyak perempuan mengalami keram perut. Gejala nyeri perut ini terkadang sampai membuat perempuan tidak bisa beraktivitas karena rasa sakit yang tak tertahankan.
Dilansir dari detikhealth, keram perut ini terjadi karena otot-otot rahim berkontraksi selama beberapa hari. Selama terjadinya proses ini tubuh memproduksi hormone prostaglandin yang dapat meningkatkan rasa sakit dan peradangan dalam rahim. Dilansir dari berbagai sumber, inilah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mengurangi rasa sakit akibat kram perut :
Kompres perut dengan air panas
Bila terasa perut terasa sangat nyeri saat menstruasi cobalah kompres bagian bawah perut dengan air panas. Tapi jangan terlalu panas, hal ini dapat mengatasi kram perut. Panas memberi rasa nyaman pada perut nyeri dan melemaskan otot-otot.
Banyak Konsumsi Makanan Kaya Kalsium dan Magnesium
Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kedua zat ini dapat membantu meringankan kontraksi yang terjadi pada otot saat menstruasi. Sayur-sayuran yang tinggi magnesium diantaran brokoli, bayam dan sayuran hijau lainnya. Sedangkan, makanan seperi kacang-kacangan dan almond kaya akan kalsium.
Pijat bagian bawah perut
Selain nyeri karena kram biasanya saat menstruasi perut juga terasa tidak enak karena kembung. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman tersebut lakukan pemijatan ringan dengan menggunakan telunjuk yang digerakkan melingkar pada perut bagian bawah. Hal ini dapat mengurangi rasa tidak enak pada perut
Olahraga

Nyeri haid juga dapat disebabkan karena kurangnya berolahraga. Olahraga ringan seperti berenang atau betrjalan ternyata mampu membuat otot lebih rileks dan menambah pasokan oksigen ke seluruh tubuh. Selain itu yoga juga dapat membuat  otot uterus pada rahim menjadi rileks.

Takjil Hari Ini : Es Teh Cincau

Cincau yang biasa diolah sebagai campuran es, ternyata enak dipadu dengan teh dan susu. Rasa kenyal-kenyal legit cincau diselingan gurih, manis dan wangi teh susu. Slurrp..sedap! 

Bahan:
  • 2 kantong teh hitam
  • 500 ml air panas
  • 100 ml susu kental manis putih
  • 250 g cincau/jelly hitam, potong kecil memanjang
  • es batu, memarkan
Cara Membuat:
  • Seduh teh dengan air panas hingga kental. Dinginkan.
  • Tuang air teh kental dalam gelas-gelas saji.
  • Beri susu kental manis, aduk rata.
  • Tambahkan cincau dan es batu.
  • Sajikan dingin.
Sajian untuk 2 porsi.

Menu Sahur : Tumis Buncis Jagung Teri

Tak banyak waktu buat menyiapkan santapan sahur bisa Anda siasati dengan hidangan tumis yang praktis ini. Buncis dan jagung manis memberi asupan serat dan vitamin. Tentu saja teri kering yang gurih membuat rasanya makin enak.

Bahan:
  • 1 sdm minyak sayur
  • 1 siung bawang putih, cincang
  • 2 butir bawang merah, cincang
  • 75 g udang kupas, cincang kasar
  • 3 buah cabai rawit merah, iris kasar
  • 1 buah cabai merah, iris kasar
  • 100 g buncis muda, iris kasar
  • 150 g biji jagung manis
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • 50 g teri tawar, goreng
Cara Membuat:
  • Tumis bawang putih dan bawang merah hingga layu dan wangi.
  • Masukkan udang, aduk hingga berubah warna.
  • Tambahkan cabai rawit merah dan cabai merah. Aduk hingga layu.
  • Tambahkan buncis dan jagung manis, aduk hingga layu.
  • Masukkan merica dan garam.
  • Aduk hingga rata.
  • Masukkan teri tawar, aduk sebentar lalu angkat.
  • Sajikan.
Sajian untuk 4 porsi.

Makan Hati Sapi, Bantu Kuatkan daya Ingat


Selain dagingnya, bagian hati sapi juga bernutrisi tinggi. Teksturnya lebih padat dan kenyal serta gurih. Menurut sebuah studi baru, kandungan kolin dan vitamin B pada hati sapi bisa meningkatkan memori otak.

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para ilmuan di University of Granada,Spanyol, Simon Bolivar University di Venezuela dan University of York, berhasil mengungkapkan manfaat kolin yang ada di dalam hati sapi.

Pada studi ini tim peneliti melibatkan beberapa tikus percobaan. Masing-masing tikus diberikan makanan kaya kolin dan vitamin B. Seperti telur ayam, hati sapi, kedelai dan gandum. Dengan cermat tim peneliti mempelajari efek kedua nutrisi ini pada tikus dewasa yang sedang hamil.




Tikus yang diberi diet kolin selama masa kehamilan, ternyata kolin yang dikonsumsi sangat mempengaruhi memori otak pada janin yang dilahirkan. Bahkan efek positif ini dirasakan hingga anak tikus mencapai dewasa.

Untuk menguji tingkat memori otak tikus, tim peneliti menampilkan beberapa objek agar mereka meningatnya. Setelah 48 jam lamanya, ternyata tikus yang diberikan diet kolin cenderung mudah mengingat objek yang ditampilkan sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan kelompok tikus yang diberikan diet standar dan diet kurang asupan kolin, justru tidak bisa mengenali objek yang ditampilkan pada 48 jam sebelumnya. Dengan demikian, para ilmuan menyimpulkan jika asupan kolin dapat membantu meningkatkan memori otak dalam jangka panjang.

Selain itu, tim peneliti juga mengukur perubahan pada tikus dewasa yang diberikan suplemen kolin selama 12 minggu. Kemudian akan dibandingkan dengan tikus yang tidak mendapat asupan kolin. Hasilnya tikus yang diberikan suplemen kolin cenderung lebih perhatian dan stimulusnya lebih aktif.

Penelitian ini telah berhasil membuktikan, jika kolin yang banyak terdapat di dalam hati sapi bisa meningkatkan memori otak. Studi inipun telah diterbitkan dalam jurnal Nutritional Neuroscience danBehavioural Brain Research.

Cegah Kanker Payudara dengan Konsumsi Bayam dan Brokoli


Tingginya angka kematian karena kanker payudara membuat wanita lebih waspada. Penyakit ini bisa dipicu karena makanan. Karenanya mulailah mengonsumsi sayuran dan buah segar yang mengandung nutrisi untuk mencegah munculnya sel kanker payudara.

Selain olahraga teratur, asupan makanan juga berpengaruh untuk kesehatan payudara. Seperti konsumsi sayuran segar. Salah satunya adalah bayam. Si hijau ini dipercaya bisa meminimalisir risiko kanker payudara.

Bayam mengandung folat tinggi yang menunjang kesehatan payudara. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology tahun 2011, wanita yang bangak mengonsumsi makanan tinggi folat seperti bayam memiliki risiko kanker payudara 40% lebih rendah dibanding yang tidak.

Bagaimana dengan brokoli? Si hijau dengan bentuk khas ini mengandung sulforaphane di dalamnya. Sulforaphane merupakan senyawa yang bisa membantu meminimalisir sel-sel kanker pada payudara. Menurut Cheryl L. Rock, Ph.D., R. D., dari University of California dalam Eating Well, sebaiknya sayuran-sayuran ini dimakan segar atau tak terlalu lama dimasak agar kandungan sulforaohane di dalamnya bisa tetap terjaga.

Jenis makanan lain yang diketahui baik untuk kesehatan payudara adalah blueberry. Kandungan pterostilbene nya ampuh menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker. Untuk mencegah kanker payudara, perhatikan juga pola makan. Salah satunya adalah sering makan dalam jumlah berlebihan juga bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

Campuran minuman Sehat kaya Serat untuk Buka Puasa


Untuk menjaga sistem pencernaan dan kekebalan tubuh tetap baik, diperlukan banyak konsumsi serat saat puasa. Tidak perlu menyiapkan hidangan kaya serat yang rumit, asupan serat bisa dimulai dari minuman yang manis dan segar.

Ternyata beberapa tambahan pembuat minuman yang biasa dipakai meracik es campur punya kandungan serat yang tinggi. Karenanya jangan lupa campur kan bahan tambahan ini untuk mencegah sembelit dan memberi rasa kenyang lebih lama.



Cincau Hitam

Cincau bertekstur lembut dengan sentuhan akhir rasa pahit ini terbuat dari daun M. palustris dari genus Mosena. Daun cincau yang sudah direndam air dan diremas-remas didiamkan beberapa jam untuk mendapatkan tesktur seperti jelly. Per 100 gram cincau hitam mengandung 122 kkal energi, 6 g protein, 1 g lemak, dan 6,23 g serat.

Cincau Hijau
Berbeda dengan cincau hitam, varian cincau hijau terbuat dari daun pohon Cylea barbata Myers yang masih satu famili dengan daun mint. Selain kenyal dan nikmat, cincau hijau juga terkenal bisa menurunkan tekanan darah, demam, dan menghindari sembelit. Dalam 100 gram cincau hijau mengandung 122 kcal, protein 6 gram, dan 6,23 gram serat.
Agar-agar
Bubuk agar-agar berasal dari ekstrat rumput laut, khususnya adalah algae merah atau Rhodophyta yang dikeringkan. Kandungan serat yang tinggi dalam agar-agar dikarenakan bahan pembuatnya tersebut. Dalam 100 gram agar-agar mengandung kurang lebih 23,59 kcal, 5,92 gram karbohidrat, dan 5,88 gram serat.
Rumput Laut
Bahan rumput laut yang biasanya dijadikan campuran es berjenis Eucheuma cottonii. Konsumsi rumput laut dikenal mendatangkan banyak manfaat seperti mengencangkan kulit, meningkatkan fungsi pencernaan, dan menurunkan tekanan darah. Dalam 100 gram rumput laut mengandung kalori 226 kcal, protein 0,73 gram, kalsium 671 mg, dan serat 0,5 gram.


Makanan Pencegah dehidrasi saat Puasa

Kurangnya asupan cairan saat berpuasa berisiko memicu dehidrasi. Namun dengan pilihan makan yang tepat, hidrasi atau kecukupan cairan tubuh bisa dijaga sepanjang hari. Makanan apa yang bisa menjaga cairan tubuh tidak cepat habis?


Beberapa jenis makanan yang bisa menjaga hidrasi adalah sebagai berikut seperti dikutip dariHuffington Post, Senin (15/7/2013).

1. Timun
Timun mengandung 95 persen air, sehingga beberapa potong timun punya manfaat yang sama seperti minum segelas air. Selian itu, timun juga memberikan asupan serat dan vitamin C, kurang lebih 6 persen dari kebutuhan harian.




2. Salad hijau
Selain terdiri dari 90 persen air, salad hijau juga hanya mengandung kurang dari 15 kalori dalam setiap 2 mangkuk. Kandungan lain yang bermanfaat adalah folat, vitamin c, serat dan antioksidan betakaroten. Kandungan tersebut bagus untuk menjaga kesehatan mata dan kulit.

3. Stroberi
Kandungan air dalam buah stroberi mencapai 91 persen, sangat membantu untuk menjaga kecukupan cairan. Selain itu, buah berwarna merah ini juga mengandung vitamin C dan B yang bisa membantu pertumbuhan sel-sel baru.

4. Semangka
Sesuai namanya, buah yang dalam Bahasa Inggris disebut Watermelon ini terdiri dari 92 persen air. Selain juga mengandung vitamin C, semangka khususnya yang merah mengandung lycopene. Kandungan tersebut memiliki efek antioksidan yang bisa mencegah kanker maupun penyakit jantung.

5. Yoghurt
Plain-yoghurt mengandung kurang lebih 85-88 persen air. Kandungan tersebut bisa bervariasi tergantung jenis yoghurt yang dikonsumsi. Yang jelas, makanan ini juga memnberi asupan kalsium, vitamin B-12 atau riboflavin dan tentu saja probiotik.

6. Pepaya
Terdiri dari 88 persen air, pepaya sangat membantu untuk menjaga kecukupan cairan tubuh. Ukuran satu gelas juga memberikan 3 gram serat dengan hanya 55 kalori.

Ingin Ajarkan Anak Puasa? Perhatikan Hal Ini Agar Tetap Sehat


Seringkali orang tua ingin mengajarkan anaknya berpuasa sejak dini, khusunya di usia sekolah. Secara kesehatan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pertumbuhan anak lantas tidak menjadi bermasalah.


"Saya sebenarnya tidak menyarankan anak diajarkan berpuasa sejak dini, apalagi jika dipaksakan puasa penuh sampai maghrib," tutur Dr. Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK, spesialis gizi, saat ditemui detikHealth dalam acara buka puasa bersama di Kantor Ikatan Dokter Indonesia, Jl G.S.S.Y Ratulangi, Jakarta, dan ditulis pada Sabtu (13/7/2013).



Menurut Dr Tirta, agama pun juga belum menganjurkan anak untuk berpuasa. Sedangkan jika dilihat dari sisi kesehatan, anak yang belum akil baliq itu perkembangan organ hatinya belum sempurna. Padahal organ hati memegang peranan penting saat berpuasa, karena ia berfungsi untuk menyimpan banyak cadangan energi.



Jika dengan kondisi hati yang belum berkembang sempurna ini anak tetap dipaksakan puasa, dalam 4 jam cadangan energinya dipastikan habis.



"Saat puasa, setelah 4 jam anak tidak punya cadangan energi. Orang dewasa bisa ambil cadangan energi dari hati, cadangan lemak, anak-anak tidak punya itu. Maka saya tidak menganjurkan anak-anak untuk berpuasa dulu," ujar Dr Tirta yang kini aktif sebagai Ketua Yayasan Gema Sadar Gizi.



Menurutnya, kalaupun orang tua masih tetap mau mengajarkan anak untuk berpuasa, ia tidak anjurkan dilakukan pada anak usia balita. Usia yang dirasakan sudah mulai mampu untuk belajar misalnya jika sudah mencapai 8-9 tahun.



"Untuk anak yang berusia di bawah itu, jika saat puasa mereka mengeluh lemas berarti cadangan energinya sudah habis. Langsung disegerakan berbuka saja. Jangan lantas ditunda-tunda," paparnya.

Atasi Bau Mulut dengan Ramuan Herbal


Orang yang berpuasa sudah akrab dengan bau naga temannya yang juga berpuasa. Bau tak sedap di mulut memang menjadi hal yang umum ditemui di bulan puasa. Masalah ini bisa diatasi dengan bahan-bahan herbal yang ada di sekitar kita.

"Bau mulut itu terjadi karena cairan empedu berlebihan. Kita sering mengalami bau mulut karena tidak makan. Jadi pada awal puasa, pasti bau mulut sering terasa lebih keras. Kita harus memberikan sesuatu untuk menyeimbangkan fungsi empedu dan liver karena dia juga mengeluarkan banyak toksin, walau sebenarnya bagus untuk membersihkan racun," kata Tjok Gde Kerthyasa, pakar homeopati asal Ubud, Bali .

Dalam acara temu media yang digelar Deltomed di Resto Bebek Bengil Jakarta dan ditulis pada Sabtu (13/7/2013), Tjok Gde menganjurkan mengkonsumsi jeruk nipis untuk menyeimbangkan fungsi liver dan empedu. Bisa juga menggunakan tanaman yang kurang begitu umum didengar, yaitu, beluntas.

Daun beluntas bisa dicampur dengan kencur, juga bisa ditambah daun sirih. Selain bagus untuk menjaga kesehatan lambung, ramuan sirih dan kunyit ternyata juga bagus untuk menjaga keseimbanga empedu dan liver, sehingga dapat menetralkan bau mulut. Apabila tak berhasil menemukan beluntas, bisa diganti dengan sirih yang memiliki efek hampir setara

"Jadi harus diatasi penyebabnya dulu, jangan hanya lihat bau mulutnya. Bau mulut itu semacam gejala. Kalau saya mengobati, saya ingin mencari sumbernya," terang Tjok yang merupakan adik ipar Happy Salma ini.

Selain menjaga fungsi hati dan empedu, bau mulut juga dapat diatasi dengan tanaman lain seperti kemangi. Tjok Gde menjelaskan, kemangi dan selasih dapat mengusir bau mulut karena mempunyai efek aromatik dan bisa mengurangi kontraksi otot perut dan usus. Jadi bagus untuk mengurangi kram.

"Daun kemangi bagus disantap sehabis buka atau sebelum sahur," terangnya.

Manfaat Musik Sedih


Musik hadir untuk menghibur manusia. Tapi terkadang tidak selalu musik ceria yang disukai. Sebab beberapa orang lebih menyukai musik yang sedih. Ternyata mendengarkan musik sedih ada manfaatnya lho.

Adalah para peneliti dari Jepang yang mengungkap adanya manfaat positif dari mendengarkan musik sedih. Menurut para peneliti Jepang, musik yang sedih dapat membangun emosi positif. Demikian dikutip dari ANI News, Sabtu (13/7/2013).

Ai Kawakami dan teman-temannya dari jurusan Seni Tokyo University menggelar penelitian bersama RIKEN Brain Science Institute. Dalam penelitiannya, mereka melibatkan 44 sukarelawan. Para sukarelawan yang antara lain terdiri dari musisi maupun masyarakat awam diminta untuk mendengarkan musik sedih dan musik bernada gembira.

Kemudian para partisipan diminta menggunakan seperangkat kata kunci untuk menilai persepsinya tentang musik dan keadaan emosional mereka sendiri. Musik sedih yang diperdengarkan antara lain 'La Separation' dari Glinka yang dimainkan di F minor, serta Etude 'Sur Mer' dari Blumenfeld yang dimainkan di G minor.

Sedangkan musik bernada ceria yang diperdengarkan adalah Allegro de Concierto yang dimainkan di G major. Untuk mengontrol efek bahagia dari kunci mayor, diperdengarkan juga beberapa potong kunci minor. Sebaliknya saat dimainkan musik di kunci minor, disertakan pula potongan musik dari kunci mayor.

Para peneliti menjelaskan musik sedih mampu membangkitkan emosi yang berlawanan. Hal ini karena para peserta penelitian cenderung merasa musik sedih lebih tragis, kurang romantis, dan kurang gembira ketimbang kondisi mereka saat mendengarkan musik tersebut.

Dalam penelitiannya, penulis menyebut bahwa pada umumnya musik sedih menginduksi kesedihan pendengar. Nah, kesedihan dianggap sebagai emosi yang tidak menyenangkan.

Menurut peneliti, jika musik sedih hanya membangkitkan emosi yang tidak menyenangkan, tentu tidak ada yang mau mendengarkan. Tapi ternyata ditemukan bahwa musik yang dianggap sedih sebenarnya juga menginduksi emosi romantis dan membangun suasana positif. Inilah yang kemudian membuat beberapa orang menyukai alunan musik sedih.

Puasa Juga Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung, Lho

 Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa puasa baik untuk kesehatan. Bahkan, puasa yang dilakukan secara rutin juga bisa bermanfaat untuk kesehatan jantung, lho.

Peneliti jantung di Intermountain Medical Centre Heart Institute melaporkan puasa tidak hanya menurunkan resiko seseorang dari penyakit arteri koroner atau diabetes. Puasa juga menyebabkan perubahan signifikan dalam kadar kolesterol darah. Seperti diketahui, diabetes dan kolesterol menjadi faktor risiko penyakit jantung koroner. 

Pada studi baru, puasa bisa mengurangi faktor risiko jantung lainnya seperti trigliserida, berat badan, dan kadar gula darah. "Penemuan baru ini menunjukkan bahwa penemuan-penemuan sebelumnya bukanlah suatu kebetulan," kata ketua peneliti, Dr. Benjamin D. Horne, PhD, MPH.

Di Amerika, penyakit jantung koroner menjadi penyebab utama kematian pria ataupun wanita.
Menurut Benjamin, konfirmasi dari pasien-pasien baru menunjukkan bahwa puasa berhubungan dengan risiko munculnya penyakit umum yang lebih rendah.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan baru bagimana puasa bisa mengurangi risiko itu atau ternyata puasa hanya menjadi indikasi dari gaya hidup sehat saja. Seperti dilansir The News, Minggu (14/7/2013), berbeda dengan sebelumnya, penelitian ini mencatat mekanisme reaksi biologis tubuh selama puasa. Dari keseluruhan kadar kolesterol, selama berpuasa, kolesterol baik atau LDL jumlahnya meningkat 14 persen. Sedangkan, kadar kolesterol buruk atau HDL hanya meningkat sebesar 6 persen. 

"Jumlah kenaikan kadar kolesterol tersebut benar-benar mengejutkan kami," ujar Benjamin yang juga menjabat sebagai direktur kardiovaskular dan epidemiologi genetik di Intermountain Medical Centre Heart Institute ini.

Minum Susu Sapi Untuk Menu Sahur, Amankah?


Susu sapi seringkali dijadikan sebagai menu tambahan saat sahur. Namun beberapa orang berpendapat susu sapi tidak baik dijadikan menu sahur. Bagaimakah yang benar?

"Tidak masalah mau minum susu saat sahur. Tergantung apakah orang tersebut punya alergi laktosa atau tidak. Jika ya, misalnya setiap minum susu selalu diare, kembung, ya baiknya jangan minum susu saat sahur," tutur Dr. Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK, spesialis gizi, saat ditemui detikHealth dalam acara buka puasa bersama di Kantor Ikatan Dokter Indonesia, Jl G.S.S.Y Ratulangi, Jakarta, dan ditulis pada Minggu (14/7/2013).

Menurutnya, Jika memang selama orang tersebut tidak mengalami gangguan pencernaan apapun setelah minum susu. Maka saat sahur pun tidak masalah dikonsumsi sebagai asupan tambahan.

"Susu itu baik tetapi jangan memandangnya secara berlebihan ya," tegasnya.

Dr Tirta menambahkan maksudnya jangan memandang susu secara berlebihan yaitu anggap saja susu sapi merupakan sumber protein yang sama seperti lainnya. Susu juga merupakan sumber protein asam amino yang sangat baik, seperti halnya telur.

Jika Anda tidak mau mengonsumsi telur, maka Anda masih bisa mendapatkan protein dari susu, begitu juga sebaliknya.

Selain susu, minuman yang sering dikonsumsi saat sahur antara lain teh dan kopi. Untuk kedua jenis minuman ini, Dr Tirta memang tidak menyarankan untuk diminum saat sahur. Mengapa demikian?

"Teh dan kopi dapat memancing tubuh, khususnya ginjal, untuk mengeluarkan urin terus-menerus. Jadi pasti jadi sering pipis. Saat berpuasa tentu berpengaruh dan bisa membuat dehidrasi," ungkap Dr Tirta.

Manfaat Puasa dalam Pengobatan Kanker

 Manfaat puasa bagi kesehatan memang sudah tak diragukan. Penelitian terbaru menunjukkan menahan lapar dan haus ternyata juga membantu memerangi kanker dan meningkatkan efektivitas pengobatan.

Peneliti dari University of Southern California menemukan puasa memperlambat pertumbuhan dan penyebaran tumor, serta menyembuhkan beberapa jenis kanker bila dikombinasikan dengan kemoterapi.

Dalam percobaan menggunakan tikus, para peneliti menemukan, sel tumor memiliki respons yang berbeda terhadap stress pada orang yang berpuasa dibandingkan sel normal. Sel-sel itu terus tumbuh dan membagi, pada akhirnya menghancurkan diri mereka sendiri.

"Sel-sel ini, pada kenyataanya melakukan bunuh diri. Sel-sel tumor ini berusaha mengompensasikan kekurangan asupan yang hilang dalam darah setelah berpuasa," papar Profesor Valter Longo selaku pimpinan dalam peneliti dari University of Southern California, dilansir melalui Dailymail, Jumat (10/2).

Temuan yang dipublikasikan dalam journal Science Translational Medicine, Longo dan timnya mengamati dampak positif puasa terhadap kanker payudara, saluran kemih dan ovarium pada tikus.

Bahkan, melakukan puasa tanpa kemoterapi terbukti memperlambat pertumbuhan kanker payudara, kanker kulit melanoma, kanker glioma otak dan neuroblastoma atau kanker yang terbentuk di jaringan saraf. 

Namun, peneliti menyarankan, agar menggabungkan puasa dengan kemoterapi agar penobatan kanker lebih efektif dan sangat tidak disarankan bagi semua pasien, terutama mereka pasien yang sudah kehilangan banyak berat badan akibat kanker atau penyakit lainnya, seperti diabetes.

Makanan yang Harus Dihindari Saat Sahur

Banyak orang puasa merasakan haus atau badan lemas di siang. Ini bisa jadi akibat makanan yang dikonsumsi saat sahur kurang tepat sehingga tidak mampu memberikan dukungan cairan kepada tubuh yang sedang diajak berpuasa.

Ahli gizi dr. Wisnu Wardhana mengingatkan, saat berpuasa tubuh banyak kehilangan cairan. Untuk itulah, katanya kepada Vista, saat berbuka maupun sahur, konsumsi air putih harus memadai guna menghindari dehidrasi dan memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa.

“Kalau bisa delapan gelas,” ujarnya.

Berikut ini tips sahur sehat bagi yang berpuasa, seperti dituturkan dr. Wisnu Wardhana, agar tubuh tetap bugar walaupun menjalankan puasa.


Konsumsi wajib:


1. Utamakan mengonsumsi air putih secukupnya untuk menghindari dehidrasi dan memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa.
2. Konsumsi vitamin dan minuman elektrolit, misalnya air kelapa, untuk menggantikan elektrolit dalam tubuh selama berpuasa.
3. Makan buah yang banyak mengandung air, seperti semangka. Atau kalau mau praktis, bisa juga mengonsumsi jus buah.
4. Perbanyak konsumsi makanan kaya serat.
5. Konsumsi menu dengan karbohidrat kompleks yang banyak terdapat pada gandum, nasi merah, dan ubi. Jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dapat menstabilkan gula darah dan dapat memberikan efek kenyang lebih lama.


Ketika menjalankan ibadah puasa, dia menyarankan untuk menghindari olah raga berat. Alasannya, gerak badan seperti itu membutuhkan energi yang tinggi.

Selain itu, ada juga sejumlah makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari selama sahur, sehingga tidak memberikan dampak buruk pada tubuh saat berpuasa:
Yang harus dihindari:
1. Minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung yakni kopi, minuman beralkohol, sari buah sitrus seperti jeruk yang memberikan kesegaran sesaat, serta susu.
2. Makanan sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung. Misalnya kue tart, coklat, dan keju.
3. Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, yaitu makanan yang mengandung cuka dan pedas, serta merica dan bumbu yang merangsang.
4. Makanan yang menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan antara lain alkohol, coklat, makanan tinggi lemak, gorengan.
5. Harus dihindari juga, antara lain makan permen. Khususnya permen karet serta merokok karena memicu keluarnya asam tinggi.

Disiplin dengan konsumsi makanan dan minuman saat berpuasa akan membuat Anda tetap bugar. 

Cegah bau Mulut saat Puasa

Di bulan ram,adhan seperti ini,  ada satu hal yang bisa mengurangi kepercayaan diri sesorang pada saat berpuasa, yaitu bau mulut. Ingin tahu cara mencegahnya?
Bau mulut secara medis disebut juga halitosis disebabkan oleh kebiasaan perawatan gigi yang buruk dan juga merupakan tanda masalah kesehatan lainnya. Bau mulut juga dapat disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi dan kebiasaan gaya hidup tidak sehat lainnya.
Kebiasan mengonsumsi makanan atau minuman manis pada saat berbuka puasa dapat menyebabkan nyeri terutama pada gigi berlubang dan berkontribusi pada bau mulut. Untuk menjaga kesegaran napas sepanjang hari dan kesehatan gigi diperlukan langkah-langkah untuk mempersiapkan diri sebelum melaksanakan ibadah puasa. Bau mulut yang kurang sedap akan sangat berpengaruh pada kepercayaan diri saat sedang berkomunikasi dengan orang lain.
Nah, ada 5 hal yang bisa membantu mencegah bau mulut Anda pada saat berpuasa, yaitu :
1. Minumlah air putih yang cukup pada saat sahur dan berbuka, untuk mencegah mulut kering. Salah satu penyebab bau mulut pada saat berpuasa disebabkan oleh mulut mengalami kekeringan akibat kurangnya cairan ludah (saliva).
2. Gosok gigi dan juga lidah Anda secara menyeluruh setelah sahur. Dua sumber utama bau mulut ialah bakteri dan sisa makanan yang membusuk, maka dari itu diperlukan perawatan yang teratur dengan cara menyikat gigi, bisa juga menggunakan dental floss, untuk bisa menjangkau sisa makanan yang terselip diantara gigi.
3. Minumlah teh hijau tanpa gula saat berbuka puasa, kerena teh hijau diketahui memiliki kandungan zat polyphenol yang dapat membantu membunuh bakteri yang menyebabkan bau mulut.
4. Kurangi makanan yang mengandung banyak gula, kerena makanan manis bisa menyebabkan nyeri pada gigi berlubang sehingga dapat menimbulkan bau mulut.
5. Hindari makanan yang yang bisa memicu bau mulut seperti misalnya cokelat. Cokelat adalah makanan yang bersifat diuretik (merangsang pengeluaran urin). Akibatnya, mulut akan cepat mengalami kekeringan.
Well , selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan dan jangan lupa tetap menjaga kesehatan gigi dan mulut ya

Buah Buahan Wajib saat Puasa

Saat berpuasa dianjurkan banyak mengkonsumsi buah-buahan untuk menjaga tubuh tetap bugar. Buah mengandung serat dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh ketika menjalani ibadah. Selama lebih dari 14 jam tidak mendapat asupan nutrisi, sedangkan tubuh tetap beraktivitas dengan beragam kegiatan. Berpuasa membuat tubuh secara otomatis membuat tubuh membutuhkan tabungan nutrisi agar tidak lemas dan lesu. Dilansir dari berbagai sumber, inilah buah-buahan yang paling baik dikonsumsi saat puasa :
Semangka
Semangka merupakan buah berwarna merah yang kaya akan air. Memakan semangka saat berbuka dapat mengatasi dahaga setelah seharian berpuasa. Buah merah ini juga dipercaya  dapat menyejukkan tubuh karena kaya akan likopen. Selain itu, buah semangka mengandung banyak vitamin A dan C yang dibutuhkan tubuh.
Blewah
Mengkonsumsi blewah dapat mencegah tubuh kekurangan cairan. Kandungan air yang tinggi  pada buah ini membantu mengatasi dehidrasi karena 14 jam tidak mendapat asupan cairan. Blewah mengandung zat gula. Karena saat berbuka tubuh membutuhkan zat gula yang cepat diserap tubuh setelah seharian berpuasa. Selain itu blewah mengandung kalium yang tinggi sehingga dapat memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Pepaya

Selain dikenal sebagai buah yang baik untuk proses pencernaan, pepaya sangat baik dikonsumsi saat berpuasa karena mengandung mineral yang cukup tinggi. Komposisi mineral yang terkandung dalam pepaya seperti kalsium, besi, magnesium, fosfor, seng, dan selenium sangat baik bagi tubuh. Selain itu pepaya kaya akan vitamin C yang membantu menjaga daya tahan tubuh.
Pisang
Pisang kaya akan karbohidrat yang terusun dalam zat pati dan zat gula. Dua zat ini sangat dibutuhkan tubuh untuk cepat menggantikan energy saat berbuka. Selain mengandung vitamin A yang baik bagi tubuh, pisang juga mengandung kalium dan natrium, mineral yang baik untuk relaksasi otot.
Mangga
Mangga sangat bagus dikonsumsi saat berpuasa karena buah yang satu ini dapat menjadi sumber energi, serat dan vitamin. Karbohidrat yang terkandung di dalam buah ini menjadi penghasil energi yang dapat segera digunakan oleh tubuh. Selain itu mangga mengandung banyak vitamin seperti vitamin A,C dan B kompleks yang sangat baik untuk tubuh.

Perhatikan! Ini Kondisi Kuku yang Menunjukkan Ada Penyakit di Tubuh Anda

Saat memotong kuku atau manikur-pedikur, sering-seringlah memperhatikan kuku Anda. Adakah perubahan? Misalnya kuku jadi lebih pucat dari biasanya atau tampak menguning dan menebal? Kuku bisa menjadi 'alat' alami untuk mendeteksi adanya masalah kesehatan. Seperti dikutip dari Shape, ini enam penampakan kuku yang bisa memprediksi kondisi tubuh Anda.

1. Pucat
Jika kuku terlihat putih pucat, kemungkinan Anda menderita anemia. Dijelaskan Dr. Shilpi Agarwal, M.D., dokter pengobatan holistik dari Los Angeles, "Anemia terjadi akibat kekurangan zat besi yang menyebabkan asupan oksigen di dalam darah terhambat. Sehingga jaringan kulit menjadi pucat, terutama kulit di bawah kuku."

Dalam kondisi yang lebih serius, kuku pucat juga bisa menjadi tanda-tanda awal diabetes atau penyakit liver. Jika didiagnosa lebih awal, diabetes bisa dikontrol. Hindari konsumsi makanan olahan atau yang mengandung banyak gula dan karbohidrat. Ganti pola makan Anda dengan memperbanyak serat dari sayuran, buah dan gandum utuh.

2. Menguning atau Menebal
Kuku yang menguning atau menebal umumnya disebabkan karena infeksi jamur yang sudah menyebar ke seluruh kuku. Pengobatan topikal (dioles dengan krim atau salep) biasanya tidak terlalu membantu karena infeksi berada di kulit bawah kuku. Biasanya dokter akan memberikan obat minum yang bisa langsung membasmi jamur di bagian dalam epidermis.

3. Garis Coklat Kehitaman
Waspada jika Anda mendapati garis atau gurat kehitaman di kuku, karena kemungkinan adanya melanoma atau tumor ganas. "Garis vertikal berwarna coklat gelap atau hitam di kuku jangan sampai diabaikan. Ini bisa jadi tanda awal melanoma yang harus dideteksi dan diobati sejak dini," ujar Dr. Shilpi.

4. Mudah Rapuh
Kuku yang mudah rapuh atau patah hanya karena sedikit tekanan atau benturan keras, kemungkina ada gangguan pada kelenjar thyroid Anda. Kelenjar yang terdapat di bagian leher ini bertugas mengatur metabolisme, energi dan pertumbuhan tubuh. Kekurangan thyroid bisa menyebabkan rambut rontok, juga kuku yang rapuh dan menipis. 

Kuku juga tumbuh lebih lambat dan dalam keadaan yang sudah parah, kuku bisa terangkat dari kulit di bawahnya. Jika ini terjadi pada Anda, segera periksa ke dokter untuk diambil sampel darah. Pemeriksaan ini berguna untuk memeriksa apakah ada gangguan thyroid yang perlu diberi pengobatan.

5. Garis-garis Putih
Garis-garis putih horizontal yang memenuhi seluruh kuku disebut dengan garis Muehrcke. Ini mengindikasi adanya penyakit ginjal, gangguan liver atau kekurangan protein akut. "Munculnya garis putih memanjang disebabkan oleh gangguan pada suplai darah ke kuku karena penyakit-penyakit yang disebutkan tadi," tutur Dr. Shilpi.

6. Membiru
Kuku yang tampak membiru, adalah tanda tubuh Anda kekurangan oksigen. Kurangnya oksigen dalam darah bisa disebabkan beberapa hal, di antaranya gangguan pada saluran pernapasan atau masalah di pembuluh darah. Beberapa orang memang ada yang sirkulasi darahnya lebih lambat terutama ketika berada di tempat bersuhu dingin. Tapi untuk lebih amannya, sebaiknya periksa kadar oksigen di tubuh Anda melalui tes laboratorium.

Pola Hidup yang Harus Dijalani Sebulan Penuh Agar Semangat Puasa

Selama berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan maupun cairan sekitar 14 jam. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memerhatikan pola makan dan tidur agar bisa menjalani puasa dengan baik tanpa terasa lemas, ngantuk atau lesu. Simak delapan tips sehat selama puasa seperti yang dikutip dari About.

1. Konsultasi dengan Dokter
Sebelum mulai berpuasa, ada baiknya untuk mengonsultasikan kesehatan Anda dengan dokter. Tanyakan mengenai pola makan, waktu yang tepat untuk meminum obat atau multivitamin dan juga jenis olahraga yang boleh dilakukan selama berpuasa.

2. Makan Sahur yang Tepat
Peran sahur saat berpuasa sangatlah penting. Menu yang dimakan bisa memengaruhi kerja tubuh Anda selama seharian penuh. Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti ubi, jagung, singkong dan nasi merah karena bantu menahan kenyang lebih dari 6 jam. Protein nabati, buah, sayur serta air putih yang cukup juga bantu menjaga stamina Anda selama puasa.

3. Hindari Makanan Berminyak
Hindari mengonsumsi makanan berminyak. Makanan ini akan membuat sel darah merah menggumpal sehingga menyebabkan aliran oksigen menjadi berkurang hingga 20 persen. Akibatnya Anda akan mengantuk pada siang hari.

4. Tetap Berolahraga
Lakukan olahraga secara teratur seperti biasanya, namun dengan intensitas dan frekuensi yang dikurangi. Pakar dan konsultan fitnes Dionisius Henry menyarankan juga untuk memerhatikan waktu latihan. Bagi yang bertubuh sehat, sebaiknya berolahraga seminggu tiga kali di malam hari setelah berbuka atau tarawih. Olahraga tetap penting dilakukan saat berpuasa agar kondisi badan tetap fit dan tidak mudah terserang penyakit. Jika terlalu lemas untuk olahraga di gym, Anda bisa melakukan olahraga ringan di malam hari seperti berjalan kaki selama 20-30 menit setelah makan malam. 

5. Buka Puasa dengan Makan Secukupnya
Langsung memakan banyak makanan akan membuat perut terasa sesak akibat lambung akan mengecil dan enzim-enzim pencernaan berkurang. Para pakar kesehatan menganjurkan untuk makan secara bertahap, mulai dari air putih beberapa teguk, sedikit makanan manis, dan selang minimal setengah atau satu jam baru dilanjutkan dengan makan besar.

6. Berbuka dengan yang Manis, Tapi...
Banyak orang yang keliru mengartikan maksud dari 'berbuka dengan yang manis'. Mengonsumsi makanan atau minuman manis memang baik dilakukan pada saat buka puasa, agar dapat segera memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Tapi yang keliru adalah porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi terlalu banyak, apalagi jika rasa manis tersebut terbuat dari gula pasir atau sejenisnya. Akibatnya gula darah naik-turun secara drastis dan menyebabkan Anda cepat lemas sekaligus menaikkan berat badan. Lebih sehat berbuka dengan buah-buahan segar seperti pisang, melon, semangka atau pepaya.

7. Makan Malam
Pada saat makan malam, pastikan untuk tidak makan terlalu banyak untuk mencegah obesitas. Selain itu, hindari meminum kopi dan soda karena bisa buat Anda sulit tidur, menambah frekuensi buang air kecil sehingga bisa menimbulkan dehidrasi dan menimbun banyak lemak. Ganti kedua minuman tersebut dengan air mineral dan jus buah murni tanpa tambahan gula pasir.

8. Pola Tidur yang Benar
Selain memerhatikan asupan makanan, pengaturan pola tidur juga merupakan hal yang penting. Mengantuk selama puasa bukanlah disebabkan karena tak makan dan minum seharian, melainkan karena tak memiliki waktu tidur yang cukup. Jika harus bangun pagi untuk menyiapkan makan sahur, maka pada malam harinya Anda tidak boleh begadang untuk keperluan yang tidak terlalu penting. Kalaupun tidur malamnya masih tidak mencukupi, luangkan waktu 20-30 menit untuk melakukan power-nap di siang hari. Tidur siang yang singkat tapi berkualitas akan bantu memulihkan energi Anda.

Kebanyakan tidur saat Puasa Malah Bikin Lemes


Saat menjalankan puasa di bulan Ramadan, biasanya rasa kantuk akan datang secara berlebihan. Namun nyatanya setelah tidur lama, tubuh tidak terasa segar tetapi justru terasa semakin lemas. Mengapa terjadi demikian? 

"Saat puasa khususnya di bulan Ramadan, tubuh akan menjadi kekurangan tidur dan utang tidur makin banyak. Ini membuat tubuh beradaptasi dengan cara mengantuk lebih sering dan tubuh menjadi lemas. Sangat wajar," tutur dr Andreas Prasadja, RPSGT, yang akrab disapa dr Ade, ahli kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran




dr Ade juga menambahkan, saat puasa di bulan Ramadan jam tidur pasti akan berkurang karena aktivitas makan sahur setiap malam menjelang pagi. Dengan rutinitas ini, jam tidur otomatis akan berkurang, tidak seperti biasanya.

Saat tidak sedang di dalam bulan Ramadan, jam tidur yang dianjurkan setiap hari adalah sekitar 7-8 jam. Namun, dengan pengurangan ini maka jam tidur dipastikan akan berkurang. Untuk memenuhi pengurangan ini, tubuh akan tetap berusaha memenuhi jam tidur tersebut, sehingga siang hari orang akan mengalami kantuk berlebihan.

Adanya rasa kantuk yang berlebihan akan membuat seseorang justru menjadi kebanyakan tidur, akibatnya tubuhnya menjadi lemas. Sebaiknya tetap lakukan aktivitas di jam yang memang sudah seharusnya, namun berikan waktu lebih kurang sekitar 15 menit di sela istirahat siang untuk beristirahat.

"Misalnya siang hari dia ngantuk terus tidur sampai sore tanpa ada aktivitas lain, maka akan memberi efek yang tak baik juga. Intinya, ini terjadi karena utang tidurnya masih banyak dan masih butuh tidur lagi," ungkap dr Ade.

Tidur saat berpuasa di bulan Ramadan sebenarnya sangat penting, agar metabolisme tetap lancar. Selain itu, tidur cukup akan menjaga nafsu makan tetap wajar dan tidak tidak berlebihan. Menurut dr Ade, kurang tidur akan membuat nafsu makan meningkat dan terus berpengaruh sampai saat buka puasa.